PERAN SETAN DALAM PENYAKIT MEDIS

Peran Setan Dalam Penyakit Medis – Apakah benar setan bisa membuat kita sakit..?

pertanyaan yang sering diajukan krn belum memahami peran setan dalam kehidupan ini. Banyak orang sering kali memilah milah anatara penyakit medis dan non medis, yang menyebabkan berdampak pada cara dia melakukan terapi/pengobatannya.

Ketika memahami ini murni penyakit medis dan bisa di buktikan secara diagnosa medis, akhirnya menyimpulkan ini terapinya harus dengan terapi medis. Baru ketika semua sarana medis sudah di tempuh dan tidak ada hasil, kemudian mencari terapi lain.Kalau kita memahami bahwa tubuh kita terdiri dari 3 unsur yaitu ruh,jiwa dan jasad

 yang satu sama lain tidak bisa di pisahkan dan saling mempengaruhi, artinya begitu juga dengan penyakitnya.
Ketika muncul penyakit di jasad, apakah itu murni jasad ?, maka bisa saja penyebabnya bukan dari jasad, karena satu kesatuan tadi saling mempengaruhi.

Dalil bahwa Setanpun Punya andil dalam penyakit medis

Ketika Nabi Sallallahu alaihi wasallam mengomentari penyakit mata yang di derita oleh istrinya Ibnu Mas’ud ra
إنما ذاك عمل الشيطان كان ينخسها بيده
“Sesungguhnya penyakit itu termasuk dari perbuatan setan yg telah menusuk mata dengan tangannya” (HR. Abu Dawud, Ahmad dg Sanad Sahih).

Hamnah Binti Jahsy mengadukan tentang haidh nya yang tak henti henti,Nabi bersabda :
إنما هذه ركضة من ركضات الشيطان
“Sesungguhnya hal ini (istihadhoh) terjadi karena hentakannya setan” (HR. Ahmad)

Kenapa Setan Bisa Melakukan Ini ?
Karena memang setan di beri akses oleh Allah untuk bisa mengalir dalam peredaran darah manusia

إن الشيطان يجري من ابن آدم مجري الدم
Sesungguhnya setan berjalan di tubuh manusia melalui peredaran darahnya… (HR. Bukhari – Muslim)
Lewat peredaran darah ini, setan bisa sembunyi an menimbulkan berbagai penyakit dalam tubuh manusia.

Syaikh Abdullah Sadhan berkata :

هناك من الأمراض العضوية و النفسية للشيطان دور كبير في استفحالها
“Terdapat penyakit fisik dan jiwa yg di dalamnya setan mempunyai andil besar dalam memperparahnya..”

Kerja Hizbusy Syaithan merusak korbannya sebagaimana 5 faktor terinfeksinya Demam Berdarah

Karena ada,
1. Virusnya (dengeu)
2. Nyamuknya (Aedes)
3. Gigitannya
4. Sarang di sekitar target korban
5. Melemahnya imunitas target korban

Hizb Syaitan menyiapkan faktor 1 sd 3, dan agar misi mereka tercapai maka mereka butuh faktor 4 & 5 ada pada diri calon korbannya.

Selama ini mereka terus mengupdate
– virus,
– merekrut dan membina aparatnya (manusia dan jin)
– merencanakan bersama agenda aksi, melaksanakan dan mengevaluasinya, revisi, dan reward-punishment. Semua pekerjaan Hizb mereka lakukan dengan disiplin.

Hizb syaithan jg berupaya dengan segala tipu muslihatnya membujuk target korbannya utk menyediakan sarang² (media²) aparatur syaithan dlm jiwanya dan di sekeliling kehidupannya. (faktor 4)

Jika perlu dengan “melayani” kemauan² dan ambisi² si targetnya. Dan itu dilakukan agar media cepat menyebar dan diterima oleh bnyk pihak di semua kalangan. Dan mrk (hizb syaithan) “sabar” menunggu saat² waktu guncangan besar yg bisa melemahkan jiwa si target (faktor 5).

Jika itu terjadi, maka mereka akan cepat sekali “menggigit” dg gigitan terdalam dan suntikan virus se-banyak²nya.
Goncangan² dahsyat yg melemahkan jiwa si korban bisa di saat masih di-tengah² menjalani kehidupannya ketika mendapat ujian berat dari ALLah swt (dalam satu tahun akan terjadi sekali atau dua kali)

أَوَلَا يَرَوْنَ أَنَّهُمْ يُفْتَنُونَ فِي كُلِّ عَامٍ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ لَا يَتُوبُونَ وَلَا هُمْ يَذَّكَّرُونَ

Dan tidaklah mereka memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, dan mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran?
(At-Taubah/9:126)

Selain itu, mereka juga menunggu saat guncangan ujian terbesar, yaitu saat menjelang ajalnya..

Saat itu pasti mrk berusaha kuat bisa menggigit se-dalam²nya menyuntikkan virus mematikan utk menguasai dan mempengaruhi nafas si korban.
Karena saat itulah peluang terakhirnya mendapatkan korban.

Maka, jagalah diri kita semua dari keadaan terjadinya faktor 4 & 5 itu.

Bahkan Nabi ﷺ sendiri sampai² berlindung diri agar tidak kemasukkan syaitan saat menjelang ajal… Itu menjelaskan bahwa memang Hizb Syaitan berusaha semampu daya melakukan itu semua..


اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ، وَالْحَرِيقِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa benda keras, aku berlindung kepada-Mu dari mati terjatuh, aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam dan kebakaran, dan aku berlindung kepada-Mu dari keadaan setan merasuki badanku ketika mendekati kematian
(HR. Nasai 5533 dan dishahihkan al-Albani)

_________

Saudara²,
Jangan sampai kita secara sadar/tidak membawa virus dlm jiwa kita melalui jalur nasab (leluhur) bahkan kasab (perbuatan) yg belum terbersihkan.
Karena saat ini sudah mudah sekali tersedia keadaan jiwa² manusia dlm kondisi “trance” yg siap dimasuki.. Dan jangan sampe kita memiliki ‘Ain/Nafs yg syarr (jahat) tersembunyi yg terbina oleh jin nasab maupun kasab yg dg itu kita ikut merusak diri kita dan merusak jiwa² org lain (para muslim khususnya).

Telusuri sejarah nasab kita (para leluhur kita apakah ada yg memiliki “kemampuan khusus” krn bantuan jin)
Telusuri juga sejarah kasab kita (perbuatan yg bisa mendatangkan jin masuk ketubuh spt Hypno/SEFT, Tenaga dlm, HASAD yg dipelihara, Ilmu pernapasan, dll). 

Mohonkan kpd ALLah swt kemudahanNya membersihkan diri kita dari itu semua..

اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِي سُوءًا أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

ALLAAHUMMA FAATHIROS SAMAAWAATI WAL ARDHI, ‘AALIMAL GHAIBI WASY SYAHAADAH, LAA ILAAHA ILLAA ANTA, ROBBA KULLI SYAI-IN WA MALIIKAH, A’UUDZU BIKA MIN SYARRI NAFSIY, WA MIN SYARRISY SYAITHAANI WA SYIRKIHI WA AN AQTARIFA ‘ALAA NAFSIY SUU-AN AW AJURROHU ILAA MUSLIM

Ya ALLaah, Pencipta langit dan bumi, Yang Maha mengetahui perkara yang ghaib, serta yang nampak, Robb segala sesuatu dan Pemiliknya, tidak ada Ilah yang berhak disembah melainkan Engkau, aku berlindung kepadaMu dari kejahatan nafs-ku, kejahatan syaitan dan sekutunya dan (aku berlindung) melakukan keburukan atas diriku atau (keburukan yang) aku antarkan kepada seorang muslim.

ٱللّٰهُمَّ آتِ أَنْفُسَنَا تَقْوَاهَا، وَزَّكِّهَا فَأَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا.

ALLaahumma aati anfusanaa taqwaahaa, wa zakkihaa fa Anta khoiru man zakkaahaa, Anta waliyyuhaa wa mawlaahaa.

Ya ALLaah berikan kpd jiwa kami ketaqwaannya, bersihkanlah jiwa kami dan Engkaulah yg mampu membersihkan dg se-baik²nya. Engkaulah pelindung jiwa dan Engkaulah penguasanya.

Semoga menjadi itibar bagi kita semua. Wallahu  a’lam.

Sumber : rumahterapiquran

Comments

comments

Leave a Reply